Pengobatan & Prosedur
Kuretase & Biopsi
Mengenal kuretase (D&C) dan biopsi pada pemeriksaan kandungan: tujuannya, bedanya, prosesnya, persiapan, pemulihan singkat, dan tanda bahaya.
Diperbarui 23 Juni 2026
Kuretase dan biopsi adalah tindakan untuk mengambil contoh jaringan agar dapat diperiksa di laboratorium. Keduanya sering menjadi kunci untuk memastikan penyebab keluhan β terutama perdarahan yang tidak normal.
Biopsi dan kuretase β apa bedanya?
- BiopsiPengambilan sepotong kecil jaringan untuk diperiksa di bawah mikroskop. Ini adalah cara memastikan diagnosis kanker.Lihat di kamus β β mengambil sepotong kecil jaringan untuk diperiksa di bawah mikroskop.
- Kuretase (Dilatasi & Kuretase / D&C)Tindakan mengambil jaringan dari rongga rahim untuk diperiksa di laboratorium atau untuk mengatasi perdarahan. Sering dilakukan bersama histeroskopi.Lihat di kamus β (dilatasi & kuretase / D&C) β mengambil jaringan dari rongga rahim menggunakan alat khusus.
Keduanya bertujuan sama: memperoleh jaringan untuk Pemeriksaan Patologi Anatomi (PA)Pemeriksaan jaringan tubuh di bawah mikroskop oleh dokter spesialis untuk memastikan diagnosis. Hasilnya biasanya keluar dalam beberapa hari hingga dua minggu.Lihat di kamus β yang memastikan diagnosis.
Untuk apa dilakukan?
- Mencari penyebab perdarahan tidak normal, termasuk perdarahan setelah menopause.
- Memastikan Hiperplasia EndometriumPenebalan berlebihan pada lapisan dalam rahim (endometrium). Sebagian jenisnya merupakan tahap prakanker yang dapat mendahului kanker rahim.Lihat di kamus β atau kanker rahim.
- Mengambil contoh jaringan serviks setelah hasil skrining tidak normal.
- Mengatasi perdarahan atau membersihkan sisa jaringan (misalnya setelah keguguran).
Jenis yang sering dijumpai
- Biopsi endometrium β sering dilakukan di poliklinik, cepat.
- D&C β dilakukan di kamar operasi, kadang bersama HisteroskopiPemeriksaan melihat bagian dalam rongga rahim memakai teropong tipis yang dimasukkan lewat vagina dan serviks. Bisa juga dipakai untuk mengangkat mioma submukosa.Lihat di kamus β agar rongga rahim terlihat.
- Biopsi serviks, kadang dipandu KolposkopiPemeriksaan serviks menggunakan alat pembesar bercahaya (kolposkop) untuk melihat area abnormal lebih jelas, biasanya setelah hasil skrining tidak normal.Lihat di kamus β.
Prosesnya & persiapan
- Biopsi endometrium di poliklinik: berlangsung beberapa menit, terasa kram seperti nyeri haid, sering tanpa pembiusan.
- D&C: di kamar operasi dengan Anestesi Umum (Bius Total)Pembiusan yang membuat pasien tertidur dan tidak merasakan nyeri selama operasi berlangsung.Lihat di kamus β singkat atau sedasi; umumnya dapat pulang pada hari yang sama.
- Persiapan: sampaikan bila Anda memakai obat pengencer darah; mungkin perlu puasa bila tindakan memakai pembiusan.
Setelah tindakan
- Bercak atau perdarahan ringan dan kram selama beberapa hari adalah hal yang wajar.
- Hindari berhubungan seksual atau memakai tampon sesuai anjuran dokter.
- Hasil patologi biasanya keluar dalam beberapa hari hingga dua minggu.