Untuk Tenaga Kesehatan Ringkasan & alat bantu praktik untuk SpOG, residen, dan dokter umum. Alat bantu — bukan pengganti penilaian klinis atau pedoman resmi terbaru.

Referensi · Ginekologi Onkologi

Follow-up β-hCG Pasca Evakuasi Mola

Pemantauan β-hCG serum serial setelah evakuasi mola hidatidosa bertujuan mendeteksi dini neoplasia trofoblas gestasional (GTN) pascamola. Risiko GTN ± 15–20% pada mola komplet dan < 1–5% pada mola parsial.

Jadwal pemantauan

TahapMola kompletMola parsial
Sampai β-hCG normal β-hCG kuantitatif tiap minggu hingga hasil normal/tak terdeteksi (umumnya 3 nilai mingguan normal berturut).
Setelah normal Pantau tiap bulan selama 3 bulan. Cukup satu nilai konfirmasi normal berikutnya, lalu pemantauan dapat dihentikan.

Surveilans pascanormalisasi pada mola komplet di sini memakai pendekatan 3 bulan (didukung data terkini; sebagian pedoman/pusat memakai 6 bulan). Gunakan assay kuantitatif yang sama untuk konsistensi; waspadai phantom hCG (positif palsu) bila hasil tidak sesuai gambaran klinis.

Kriteria FIGO — diagnosis GTN pascamola

GTN ditegakkan bila salah satu terpenuhi

  1. Plateau β-hCG (±10%) pada 4 nilai selama ≥ 3 minggu (hari 1, 7, 14, 21).
  2. Kenaikan β-hCG > 10% pada 3 nilai selama ≥ 2 minggu (hari 1, 7, 14).
  3. β-hCG masih terdeteksi > 6 bulan setelah evakuasi.
  4. Diagnosis histologik koriokarsinoma.

Kontrasepsi & kehamilan

Bila GTN tegak

Sumber: Ngan HYS, dkk. FIGO — Update on the diagnosis and management of gestational trophoblastic disease (Int J Gynecol Obstet, 2018); RCOG/Charing Cross & New England Trophoblastic Disease Center — protokol surveilans.

← Kembali ke Untuk Dokter

Sumber dan versi pedoman dicantumkan pada tiap halaman. Selalu verifikasi dengan pedoman resmi yang berlaku (mis. WHO, Kemenkes/POGI/HOGI, FIGO). Hasil kalkulator hanya alat bantu dan harus ditafsirkan dalam konteks klinis pasien.