← Semua topik

Pengobatan & Prosedur

Terapi Target & Imunoterapi

Pengobatan presisi pada kanker ginekologi (ovarium, serviks, rahim): apa itu terapi target dan imunoterapi, manfaatnya, dan bagaimana pasien dipilih melalui pemeriksaan biomarker (BRCA/HRD, dMMR/MSI, PD-L1, HER2).

Konten ini telah divalidasi oleh dr. Muhammad Rizki Yaznil, M.Ked(OG), SpOG.Subsp(Onk). Diperbarui 30 Juni 2026.

Selain operasi, kemoterapi, dan radioterapi, kini tersedia pengobatan yang lebih presisi: terapi target dan imunoterapi. Keduanya dipilih berdasarkan ciri khusus tumor setiap pasien β€” bukan satu resep untuk semua. Pendekatan ini telah mengubah cara pengobatan kanker ovarium, serviks, dan rahim (endometrium).

Apa bedanya dengan kemoterapi biasa?

Terapi target β€” cara kerja & contohnya

Imunoterapi β€” cara kerja & contohnya

Sebagian besar imunoterapi pada kanker ginekologi adalah Penghambat Checkpoint ImunJenis imunoterapi yang melepas "rem" pada sistem kekebalan sehingga sel imun kembali aktif mengenali dan menyerang kanker. Contohnya pembrolizumab dan dostarlimab.Lihat di kamus β†’ (contoh: pembrolizumab, dostarlimab). Obat ini melepas β€œrem” yang membuat sel kekebalan kembali aktif menyerang kanker.

Apa manfaatnya?

Pemilihan pasien β€” bagaimana dokter memutuskan?

Terapi target dan imunoterapi tidak diberikan kepada semua orang. Pemilihannya mempertimbangkan beberapa hal:

Efek samping yang perlu diketahui

Pertanyaan yang bisa Anda ajukan ke dokter


← Semua topik