← Semua topik

Kanker Ginekologi

Mola Hidatidosa & GTN

Mola hidatidosa ("hamil anggur") hingga GTN (keganasan trofoblas): apa itu, gejala, cara diagnosis (USG & hormon hCG), penanganan & pemantauan, kapan menjadi ganas, serta diagnosis dan terapi GTN yang angka kesembuhannya sangat tinggi.

Konten ini telah divalidasi oleh dr. Muhammad Rizki Yaznil, M.Ked(OG), SpOG.Subsp(Onk). Diperbarui 24 Juni 2026.

Mola hidatidosa β€” dikenal awam sebagai β€œhamil anggur” β€” adalah kehamilan yang tidak berkembang normal, di mana jaringan calon plasenta tumbuh berlebihan menyerupai gugusan anggur. Sebagian besar dapat disembuhkan, tetapi perlu pemantauan ketat karena sebagian kecil dapat berkembang menjadi keganasan yang disebut GTN. Kabar baiknya, GTN termasuk kanker dengan angka kesembuhan sangat tinggi.

Apa itu mola hidatidosa?

Mola hidatidosa adalah salah satu bentuk Penyakit Trofoblas Gestasional (PTG)Kelompok kondisi akibat pertumbuhan abnormal sel trofoblas (sel pembentuk plasenta), mulai dari mola hidatidosa yang umumnya jinak hingga bentuk ganas (GTN).Lihat di kamus β†’ β€” kelompok kondisi akibat pertumbuhan abnormal sel trofoblas (sel yang normalnya membentuk plasenta). Pada Mola Hidatidosa (Hamil Anggur)Kehamilan tidak normal ("hamil anggur") ketika jaringan calon plasenta tumbuh berlebihan membentuk gelembung seperti anggur, tanpa janin yang berkembang normal. Termasuk penyakit trofoblas gestasional.Lihat di kamus β†’, jonjot plasenta membengkak menjadi gelembung-gelembung berisi cairan seperti anggur.

Ada dua jenis utama:

Gejala yang perlu diwaspadai

Faktor risiko

Bagaimana cara mendiagnosis?

Penanganan awal mola

Pemantauan setelah mola (sangat penting)

Setelah jaringan mola dikeluarkan, kadar Ξ²-hCG dipantau berkala sampai kembali normal dan tetap normal selama periode yang ditentukan. Pemantauan ini adalah cara mendeteksi dini bila penyakit berkembang menjadi GTN.

Kapan menjadi GTN (ganas)?

GTN (Neoplasia Trofoblas Gestasional)Bentuk ganas atau menetap dari penyakit trofoblas β€” termasuk mola invasif dan koriokarsinoma. Dapat muncul setelah mola, keguguran, atau persalinan, dan ditandai kadar hCG yang menetap atau naik.Lihat di kamus β†’ (Neoplasia Trofoblas Gestasional) adalah bentuk ganas atau menetap dari penyakit trofoblas. GTN paling sering terjadi setelah mola, tetapi dapat pula muncul setelah keguguran, kehamilan di luar kandungan, atau bahkan persalinan normal.

Tandanya terutama dari pola hCG: kadar yang menetap tinggi atau justru naik setelah evakuasi (tidak turun sebagaimana seharusnya). Jenisnya meliputi mola invasif, KoriokarsinomaJenis GTN yang agresif dan dapat menyebar (sering ke paru), tetapi sangat responsif terhadap kemoterapi dengan angka kesembuhan tinggi.Lihat di kamus β†’ (lebih agresif dan dapat menyebar), serta tipe yang lebih jarang.

Diagnosis & penilaian GTN

Terapi GTN

Kehamilan setelah mola atau GTN

Setelah masa pemantauan selesai dan dinyatakan aman, sebagian besar perempuan masih dapat hamil dengan normal. Risiko mola berulang ada, tetapi kecil. Pada kehamilan berikutnya, dianjurkan USG dini untuk memastikan kehamilan berkembang normal.


← Semua topik