← Semua topik

Ginekologi Umum

Mioma Uteri (Miom)

Mengenal mioma uteri (miom): tumor jinak otot rahim — gejala, jenis berdasarkan letak, pemeriksaan, pilihan pengobatan, serta kaitannya dengan kesuburan dan kehamilan.

Konten ini telah divalidasi oleh dr. Muhammad Rizki Yaznil, M.Ked(OG), SpOG.Subsp(Onk). Diperbarui 23 Juni 2026.

Mioma uteri — sering disebut “miom” — adalah salah satu masalah kandungan yang paling sering dialami perempuan. Kabar baiknya: miom bukan kanker dan pada banyak kasus tidak menimbulkan keluhan sama sekali. Halaman ini menjelaskan apa itu miom, kapan perlu diobati, dan pilihan penanganannya.

Apa itu mioma uteri?

Mioma Uteri (Miom)Tumor jinak yang tumbuh dari otot dinding rahim. Sangat umum, bukan kanker, dan sangat jarang berubah menjadi ganas.Lihat di kamus → adalah Tumor JinakBenjolan yang tumbuh tetapi tidak menyebar ke jaringan lain dan umumnya tidak berbahaya.Lihat di kamus → yang tumbuh dari otot dinding Rahim (Uterus)Organ berongga tempat janin tumbuh selama kehamilan. Dindingnya terdiri atas beberapa lapisan otot dan selaput.Lihat di kamus →. Ukurannya sangat beragam — dari sekecil biji hingga sebesar buah melon — dan jumlahnya bisa satu atau banyak.

Pertumbuhan miom dipengaruhi hormon estrogen dan progesteron. Karena itu miom umumnya membesar pada usia subur dan cenderung mengecil dengan sendirinya setelah Menopause DiniBerhentinya menstruasi lebih cepat dari biasanya, bisa terjadi akibat operasi pengangkatan ovarium atau radiasi.Lihat di kamus →, ketika kadar hormon menurun.

Jenis miom berdasarkan letaknya

Letak miom sangat menentukan keluhan yang muncul:

Gejala yang perlu diwaspadai

Banyak miom tidak bergejala dan ditemukan secara kebetulan saat USG. Bila menimbulkan keluhan, yang paling sering adalah:

Faktor risiko

Penyebab pasti miom belum diketahui, tetapi beberapa hal meningkatkan risiko:

Bagaimana cara mendiagnosis?

Pilihan pengobatan

Tidak semua miom perlu diobati. Pilihan ditentukan oleh berat-ringannya gejala, ukuran dan letak miom, usia, serta rencana memiliki anak.

Bila tanpa gejala:

Dengan obat (meredakan gejala):

Tindakan yang mempertahankan rahim:

Pengangkatan rahim:

Miom, kesuburan & kehamilan

Sebagian besar perempuan dengan miom tetap dapat hamil dan melahirkan dengan normal. Namun miom jenis tertentu (terutama submukosa) dapat menurunkan peluang kehamilan. Saat hamil, miom kadang membesar dan menimbulkan nyeri.

Bila Anda memiliki miom dan sedang merencanakan kehamilan, bicarakan lebih dulu dengan dokter untuk menilai apakah miom perlu ditangani terlebih dahulu.


← Semua topik