← Semua topik

Pengobatan & Prosedur

Kolitis & Proktitis Radiasi

Peradangan usus besar/rektum akibat radioterapi panggul: mengenali gejala (diare, perdarahan dubur), cara diagnosis, serta tatalaksana keluhan akut maupun kronik.

Konten ini telah divalidasi oleh dr. Muhammad Rizki Yaznil, M.Ked(OG), SpOG.Subsp(Onk). Diperbarui 24 Juni 2026.

Radioterapi pada area panggul β€” misalnya untuk kanker serviks atau rahim β€” dapat mengiritasi usus besar dan rektum yang letaknya berdekatan. Kondisi ini disebut kolitis atau proktitis radiasi. Sebagian besar bersifat ringan dan dapat dikelola, tetapi penting dikenali agar tidak salah ditangani.

Apa itu kolitis/proktitis radiasi?

Kolitis / Proktitis RadiasiPeradangan usus besar (kolitis) atau rektum (proktitis) akibat radioterapi panggul. Dapat bersifat akut (selama/segera setelah terapi) atau kronik (muncul bulan hingga tahun kemudian).Lihat di kamus β†’ adalah peradangan usus besar (kolitis) atau rektum (proktitis) akibat Radioterapi (Radiasi)Pengobatan kanker menggunakan sinar berenergi tinggi untuk merusak sel kanker.Lihat di kamus β†’ panggul. Ada dua bentuk:

Gejala yang perlu diwaspadai

Bagaimana didiagnosis?

Tatalaksana

Penanganan disesuaikan dengan berat-ringan dan apakah keluhannya akut atau kronik.

Saat akut (selama/segera setelah terapi):

Saat kronik:

Hidup dengan kolitis radiasi

Mencatat pola makan dan gejala membantu menemukan makanan pemicu. Jaga hidrasi, jalani kontrol rutin, dan jangan ragu melaporkan perdarahan atau perubahan keluhan kepada tim medis.


← Semua topik