← Semua topik

Ginekologi Umum

Kista & Abses Bartolin

Mengenal kista dan abses kelenjar Bartolin, termasuk yang berulang: gejala, penyebab, pilihan penanganan, dan cara melakukan sitz bath (rendam duduk) di rumah dengan benar.

Konten ini telah divalidasi oleh dr. Muhammad Rizki Yaznil, M.Ked(OG), SpOG.Subsp(Onk). Diperbarui 24 Juni 2026.

Kelenjar Bartolin berada di kedua sisi lubang vagina dan menghasilkan cairan pelumas. Bila salurannya tersumbat, dapat terbentuk kista; bila terinfeksi, menjadi abses yang nyeri. Sebagian orang mengalaminya berulang. Halaman ini menjelaskan penanganannya, termasuk cara melakukan sitz bath.

Apa itu kista & abses Bartolin?

Gejala yang perlu diwaspadai

Penyebab & mengapa bisa berulang

Penyebabnya adalah sumbatan saluran kelenjar, kadang disertai infeksi bakteri. Keluhan dapat berulang bila saluran kembali tersumbat setelah sembuh.

Pilihan penanganan

Kista kecil tanpa gejala:

Abses atau kista yang bergejala:

Bila sering berulang:

Cara melakukan sitz bath (rendam duduk)

Sitz Bath (Rendam Duduk)Merendam area kemaluan dan bokong dalam air hangat selama beberapa menit untuk meredakan nyeri, menjaga kebersihan, dan membantu kista atau abses keluar.Lihat di kamus β†’ adalah merendam area kemaluan dan bokong dalam air hangat. Caranya:

  1. Bersihkan bak mandi, baskom, atau wadah sitz bath khusus (yang dapat dipasang di atas kloset).
  2. Isi dengan air hangat suam-suam kuku β€” bukan air panas β€” secukupnya untuk merendam area kemaluan.
  3. Duduk berendam selama 10–20 menit.
  4. Lakukan 2–4 kali sehari, terutama setelah buang air besar, selama beberapa hari.
  5. Keringkan dengan menepuk lembut memakai handuk bersih (jangan digosok).

Sitz bath membantu meredakan nyeri, menjaga kebersihan, dan mendorong abses atau kista untuk pecah serta keluar dengan sendirinya.


← Semua topik