Kanker Ginekologi
Kanker Rahim (Endometrium)
Mengenal kanker rahim (kanker endometrium): gejala utama berupa perdarahan tidak normal, faktor risiko, pemeriksaan, stadium, pengobatan, dan harapan kesembuhan.
Kanker rahim termasuk salah satu kanker pada organ reproduksi perempuan yang paling sering dijumpai. Kabar baiknya: penyakit ini sering ditemukan pada tahap awal, karena umumnya menimbulkan keluhan perdarahan yang membuat pasien segera memeriksakan diri.
Apa itu kanker rahim?
Rahim (Uterus)Organ berongga tempat janin tumbuh selama kehamilan. Dindingnya terdiri atas beberapa lapisan otot dan selaput.Lihat di kamus β bagian dalamnya dilapisi EndometriumLapisan dinding paling dalam rahim yang menebal setiap bulan dan luruh saat menstruasi.Lihat di kamus β β lapisan yang menebal dan luruh setiap bulan sebagai darah haid. Sebagian besar kanker rahim bermula dari lapisan ini, sehingga sering disebut kanker endometrium.
Kadang didahului tahap penebalan berlebih yang disebut Hiperplasia EndometriumPenebalan berlebihan pada lapisan dalam rahim (endometrium). Sebagian jenisnya merupakan tahap prakanker yang dapat mendahului kanker rahim.Lihat di kamus β, yang sebagian jenisnya dapat berkembang menjadi kanker bila tidak ditangani.
Gejala yang perlu diwaspadai
Gejala paling penting adalah perdarahan dari vagina yang tidak normal:
- Perdarahan setelah menopause β walau hanya bercak. Ini tanda yang paling khas dan tidak boleh diabaikan.
- Pada yang belum menopause: haid sangat banyak, atau perdarahan di luar jadwal haid.
- Keputihan tidak normal, kadang berair atau bercampur darah.
- Pada tahap lebih lanjut: nyeri panggul atau perut bagian bawah, nyeri saat berhubungan, dan penurunan berat badan.
Faktor risiko & penyebab
Banyak faktor berkaitan dengan kelebihan hormon estrogen tanpa diimbangi progesteron:
- Berat badan berlebih (obesitas).
- Belum pernah hamil.
- Haid pertama pada usia dini atau menopause terlambat.
- Diabetes dan tekanan darah tinggi.
- PMOS (Polyendocrine Metabolic Ovarian Syndrome)Gangguan hormon dan metabolik yang menyebabkan haid tidak teratur, tanda kelebihan androgen, dan gambaran ovarium polikistik. Sejak 2026, melalui konsensus global, namanya resmi diganti dari PCOS menjadi PMOS karena dinilai lebih akurat.Lihat di kamus β (dulu PCOS).
- Terapi estrogen tanpa progestin, atau obat tamoxifen.
- Bertambahnya usia (umumnya setelah menopause).
- Riwayat keluarga atau sindrom Lynch yang diturunkan.
Bagaimana cara mendeteksi & mendiagnosis?
- USG TransvaginalPemeriksaan ultrasonografi melalui vagina untuk melihat ovarium dan rahim dengan lebih jelas.Lihat di kamus β β menilai ketebalan dan gambaran endometrium.
- BiopsiPengambilan sepotong kecil jaringan untuk diperiksa di bawah mikroskop. Ini adalah cara memastikan diagnosis kanker.Lihat di kamus β endometrium β mengambil sampel lapisan rahim. Inilah pemeriksaan yang memastikan diagnosis.
- HisteroskopiPemeriksaan melihat bagian dalam rongga rahim memakai teropong tipis yang dimasukkan lewat vagina dan serviks. Bisa juga dipakai untuk mengangkat mioma submukosa.Lihat di kamus β dan Kuretase (Dilatasi & Kuretase / D&C)Tindakan mengambil jaringan dari rongga rahim untuk diperiksa di laboratorium atau untuk mengatasi perdarahan. Sering dilakukan bersama histeroskopi.Lihat di kamus β (D&C) bila biopsi sederhana belum cukup.
- Bila terbukti kanker, dokter dapat meminta CT atau MRI untuk menentukan stadium.
Stadium kanker rahim
StadiumTingkat penyebaran kanker, mulai dari terbatas di satu tempat (dini) hingga menyebar ke organ lain (lanjut). Stadium membantu menentukan pilihan pengobatan.Lihat di kamus β (memakai sistem FIGOSistem penentuan stadium kanker organ reproduksi perempuan yang dipakai secara internasional.Lihat di kamus β) menggambarkan seberapa jauh kanker menyebar:
- Stadium I β masih terbatas di badan rahim.
- Stadium II β sudah mencapai serviks.
- Stadium III β menyebar ke sekitarnya (mis. ovarium atau Kelenjar Getah BeningKelenjar kecil bagian dari sistem pertahanan tubuh. Sel kanker kadang menyebar lebih dulu ke kelenjar ini.Lihat di kamus β).
- Stadium IV β mencapai kandung kemih/usus, atau organ yang jauh (MetastasisPenyebaran sel kanker dari tempat asalnya ke bagian tubuh yang lain.Lihat di kamus β).
Pilihan pengobatan
Disesuaikan dengan stadium, jenis sel, usia, dan kondisi Anda.
- Operasi adalah penanganan utama: HisterektomiOperasi pengangkatan rahim.Lihat di kamus β beserta pengangkatan kedua ovarium dan tuba (Salpingo-ooforektomiOperasi pengangkatan ovarium beserta tuba falopi. Bila dilakukan pada kedua sisi disebut bilateral.Lihat di kamus β), kadang disertai pengangkatan Kelenjar Getah BeningKelenjar kecil bagian dari sistem pertahanan tubuh. Sel kanker kadang menyebar lebih dulu ke kelenjar ini.Lihat di kamus β.
- Radioterapi (Radiasi)Pengobatan kanker menggunakan sinar berenergi tinggi untuk merusak sel kanker.Lihat di kamus β β termasuk BrakiterapiJenis radioterapi yang sumber radiasinya ditempatkan dekat atau di dalam tumor, dari dalam tubuh.Lihat di kamus β β sebagai pelengkap setelah operasi atau pada kasus tertentu.
- KemoterapiPengobatan kanker menggunakan obat-obatan (lewat infus atau diminum) untuk membunuh atau menghambat sel kanker.Lihat di kamus β β pada stadium lanjut atau jenis yang lebih agresif.
- Terapi HormonalPengobatan menggunakan hormon (misalnya progestin) untuk menghambat pertumbuhan sel yang dipengaruhi hormon; dipakai pada kasus tertentu kanker rahim.Lihat di kamus β (progestin) β pada kasus tertentu, termasuk upaya mempertahankan kesuburan pada stadium sangat dini dengan jenis sel tertentu.
Harapan kesembuhan
Karena perdarahan membuat banyak kasus ditemukan pada tahap dini, kanker rahim umumnya memiliki peluang kesembuhan yang baik bila ditangani sejak awal. Inilah alasan kuat untuk tidak menunda memeriksakan perdarahan yang tidak normal.